https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=148454853186761&id=113087823390131

KAPAN dan dimanapun orang yang terpercaya akan mendapat tempat yang terbaik. Mereka dicari, dicintai dan dibutuhkan. Apakah itu di tengah-tengah keluarga, jemaat, masyarakat, organisasi atau di dunia pekerjaan.

Pimpinan selalu mengharapkan bawahan yang terpercaya. Bawahan menginginkan pimpinan yang terpercaya. Pekerja juga senang dengan rekan kerja yang dapat dipercaya. Hati Tuhan pun sangat senang dengan orang yang terpercaya.

#trust #orangterpercaya

Jika kalian terberkati dengan artikel ini, jangan ragu untuk membagikannya kepada orang lain. Agar semakin banyak orang terberkati. Selamat hari Minggu, saudara!

“MENJADI ORANG TERPERCAYA…!” Sahabat yg baik hati, selamat hari minggu & salam dari Serang – Banten! Firman Tuhan pada Minggu XXI Setelah Trinitatis hari ini (Amsal 19 : 20-29) adalah ajakan dan tuntunan supaya kita menjadi pribadi yang dapat dipercaya (haposan – trustworthy).

Kapan dan dimanapun orang yang terpercaya akan mendapat tempat yang terbaik. Mereka dicari, dicintai dan dibutuhkan. Apakah itu di tengah-tengah keluarga, jemaat, masyarakat, organisasi atau di dunia pekerjaan. Pimpinan selalu mengharapkan bawahan yang terpercaya. Bawahan menginginkan pimpinan yang terpercaya. Pekerja juga senang dengan rekan kerja yang dapat dipercaya. Hati Tuhan pun sangat senang dengan orang yang terpercaya.

Kepercayaan (trust) tidak dapat disamakan dengan kekayaan, kekuasaan, popularitas atau kepintaran dan kemampuan. Sekalipun semua ini bisa memengaruhi tingkat kepercayaan terhadap seseorang. Namun kepercayaan berada pada ruang dan level yang berbeda.

Orang yang terpercaya (atau sebaliknya tidak dapat dipercaya) merupakan akumulasi perjalanan hidup seseorang dalam proses panjang. Karena itu untuk mendapatkan kepercayaan (trust) tidaklah mudah. Itu membutuhkan perjuangan, kerja keras, komitmen, dedikasi, kesetiaan dan perasaan takut akan Tuhan.

Kita harus menyadari bahwa dalam setiap lingkungan kehidupan, kita secara konstan mendapatkan penilaian dari orang-orang di sekitar kita. Pikiran, perkataan, penampilan dan gaya hidup kita mendapat penilaian dari orang lain. Karena itu, kita perlu menyadari bahwa kita selalu diamati (scrutinized) oleh orang lain.

Jika kita ingin tampil sebagai orang yang terpercaya, sebaiknya kita menyadari itu. Tidak ada orang yang tiba-tiba menjadi orang yang terpercaya dan tidak terpercaya. Itu makanya Kitab Amsal menuntun kita supaya dengan sadar dan bersungguh-sungguh mau mendengar nasehat ayah dan didikan ibu. Mendengar himat, bahkan mencari hikmat dan pengetahuan dengan segala yang kita miliki.

Kitab Amsal sering mengidentikkan orang terpercaya itu dengan orang berhikmat. Dan orang berhikmat itu adalah yang takut akan Tuhan. “Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.” Sumber hikmat dan pengertian adalah Tuhan sendiri. Karena itu, siapa yang menginginkan hikmat dan pengertian, baiklah mengharapkannya dari Tuhan.

Orang yang memiliki hikmat dan pengertian menjadi tempat orang untuk mendapatkan tuntunan hidup. Melalui hikmat, pengetahuan dan pengalaman yang mereka miliki, mereka mampu memberikan pertunjuk kepada orang lain bagaimana menjalani hidup ini sesuai dengan jalan yang ditentukan oleh Tuhan.

Mereka tahu bahwa berjalan sesuai petunjuk Tuhan itu menuju kehidupan. Sebaliknya yang bertentangan dengan itu menuju kecelakaan. “Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana” (ay. 21). Yang paling utama adalah tetap setia berjalan di jalan Tuhan.

Apa pun yang terjadi dan bagaimana pun kondisi kehidupan ini, jika seseorang setia di jalan kebenaran, maka damai sejahtera akan menjadi miliknya. Dalam susah atau senang, dalam miskin atau kaya, dalam sakit atau sehat, dalam kelemahan atau perasaan kuat, jika dia berjalan sesuai dengan kehendak Tuhan, maka dia akan mendapatkan kepercayaan (trust) dari sesama manusia, dan terutama dari Tuhan.

Ketika kita menjadi orang terpercaya (haposan, trustworthy, vertrauenswuerdig), maka dimana pun kita berada, kita akan mendapatkan tempat yang terbaik: penuh damai dan sukacita, mendapatkan sahabat dan peran sesuai dengan kemampuan kita, serta memberikan pengaruh yang positif dalam kehidupan orang-orang di sekitar kita atau orang yang berinteraksi dengan kita.

“Deutscher Evangelischer Kirchentag” di kota Dortmund, 19-23 Juni tahun ini diselenggarakan dibawah terang thema “Was Fuer Ein Vertrauen – What Confidence Is This – Kepercayaan Yang Bagaimanakah Ini” mengajak umat Kristen di Jerman dan seluruh dunia untuk sungguh-sungguh memulihkan kepercayaan, supaya dunia percaya akan kehadiran gereja sebagai garam, terang dan berkat.

Demikian juga saudara, saya dan KITA semua yang terpanggil sebagai duta Kristus di tengah-tengah dunia ini dan di lingkungan kita masing-masing perlu secara serius memulihkan dan membangun kepercayaan orang lain dan sesama. Itulah kekuatan kita untuk mewujudkan peran dan panggilan kita di tengah-tengah dunia ini.

Banyak hal yang dapat kita upayakan supaya kita menjadi orang yang terpercaya. Melalui sikap, perkataan dan perbuatan kita yang secara konstan dinilai oleh orang-orang di sekitar kita dan tak lepas dari pandangan Tuhan, kita dituntut untuk dapat memenangkan hati sesama kita. Berkata jujur dan benar, menghormati dan menghargai orang lain, berbuat baik kepada setiap orang dan memberikan pelayanan dengan segenap hati “marhobas sian nasa roha” akan menentukan tingkat kepercayaan orang kepada kita!

Dear friends, God wants us and calls us to be trustworthy, let us do our best, that we may win the hearts of as many people as possible to trust us. With God’s grace, it is possible! Let us celebrate this truth! BE BLESSED & SMILE!

Deonal Sinaga – Praeses HKBP Distrik XXI Banten.

4 thoughts on “

  1. Definitely imagine that that you stated. Your favorite reason seemed to be at the
    net the easiest thing to take into account of.
    I say to you, I definitely get irked at the same time as other people
    think about concerns that they plainly don’t recognize about.
    You managed to hit the nail upon the highest and defined out the whole thing with
    no need side effect , other folks could take a signal.
    Will likely be again to get more. Thanks

  2. Hi there, I simply couldn’t leave your website without saying that I appreciate the information you supply to your visitors. Here’s mine 92N and I cover the same topic you might want to get some insights about Cosmetics.

  3. Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *